Cara Koneksi Sound System dan Pengoperasiannya

Untuk membentuk hasil suara yang lebih besar, maka kita memerlukan suatu alat yang dinamakan sound system. Sound system merupakan suatu komponen alat yang dapat menghasilkan keluaran suara yang lebih besar dari aslinya. Komponen disini berarti terdiri dari beberapa perangkat yang mana saling berhubungan satu dengan lainnya. Dalam artikel kali ini, kita akan membahas mengenai “Bagaimana cara mengoperasikan sound system dengan cara yang mudah.”

Seperti yang kita tahu, penggunaan akan sound system sangat beragam, khususnya pada acara-acara yang memerlukan keluaran atau output suara yang keras seperti pesta, pengajian, konser, dan lain sebagainya.

Ada beberapa fasilitas audio yang biasa digunakan, antara lain :

Amplifier
Microphone
Mixer
Equalizer
3 way speaker sistem
Fungsi dari fasilitas audio
Berikut ini fungsi dari fasilitas audio pada perangkat sound system yang perlu kita ketahui :

Amplifier berfungsi sebagai penguat sinyal audio yang bertujuan untuk menggerakkan pengeras suara atau loud speaker. Alat ini memiliki tugas sebagai pendorong sinyal yang sudah diolah preamp untuk kemudian diteruskan ke bagian speaker.
Microphone berfungsi sebagai pengubah suara menjadi getaran listrik sinyal analog untuk selanjutnya diolah sesuai dengan kebutuhan. Microphone inilah yang mengeluarkan hasil suara yang lebih besar dari suara aslinya. Tanpa adanya alat ini, maka suara tidak dapat disalurkan ke speaker untuk dikeluarkan sebagai output yang lebih besar.
Mixer berfungsi sebagai pencampur suara. Seperti namanya, mix berarti campuran. Mixer bertugas mencampur beberapa sumber suara menjadi satu atau dua output suara. Hasil campuran suara inilah, yang membuat output suara menjadi lebih harmonis.
Equalizer berfungsi sebagai pengatur frekuensi pada range yang mana hal ini dapat membuat kualitas suara menjadi lebih enak untuk didengar.
Cara pengoperasian Sound System
Untuk menggunakan peralatan Sound System pada berbagai acara, maka kita memerlukan orang yang ahli dalam bidang ini atau setidaknya orang yang mengerti bagaimana cara mengoperasikan alat ini. Teknisi ini sering disebut sebagai operator sound system. Tentu saja hal ini memerlukan setidaknya pengetahuan dasar mengenai peralatan analisis audio.

Tahap mengoperasikan sound system
Seperti penjelasan diatas, bahwa peralatan sound system merupakan gabungan dari beberapa komponen alat yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya. Komponen-komponen ini masing-masing memiliki tugas dan peran yang berbeda-beda . Berikut ini beberapa metode atau tahap dalam mengoperasikan peralatan sound system secara mudah :

Sambungkan semua perangkat mulai dari amplifier, mixer, koneksi output, speaker, dan microphone dalam keadaan mati.
Jika terdapat peralatan tambahan, nyalakan terlebih dahulu.
Setelah itu baru nyalakan konsol pencampuran audio atau mixer audio.
Setelah mixer audio menyala, lalu nyalakan perangkat amplifier atau speaker aktif.
Tahap mematikan perangkat sound system
Setelah perangkat sound system sudah selesai digunakan, maka langkah selanjutnya adalah melepas atau membongkarnya. Untuk mempermudah, cara mematikan perangkat ini cukup dengan membalik proses menghidupkan –seperti metode diatas– degan urutan terbalik.

Matikan amplifier
Kemudian matikan perangkat sinyal audio digital DSP.
Matikan mixer audio.
Matikan semua peralatan efek eksternal.
Cabut semua koneksi kabel yang terpasang pada perangkat.

Leave a Reply